Saturday, September 15, 2012

Dewasa itu apa sih ???


Tingkat kedewasaan tidak selalu berbanding lurus dengan usianya. Mereka yang lebih tua belum tentu dewasa. Lalu, bagaimana mengukur tingkat kedewasaan seseorang ?

Rani sering sebel kalau teman - temannya komentar " kamu koq enggak dewasa gitu sih ? "
atau nyokapnya juga pernah komentar , " Rani , kamu kan sudah besar , dewasa dikit dong ! kita mungkin pernah menghadapi situasi seperti yang dialami Rani . Atau kita sendiri sudah bosan dikatakan anak -anak , ingin dianggap dewasa . Di bilang anak - anak ogah , di bilang dewasa juga masih bingung. Memang dewasa itu seperti apa sih ??

Berikut ini ada beberapa aspek yang bisa di jadikan ukuran untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang :
  1. Intelktual
Secara Intelktual ,kita dikatakan dewasa dilihat dari kemampuan kita membentuk pendirian. Artinya, kita memilki pendirian atau prinsip yang jelas sehingga tidak mudah terombang - ambing oleh situasi yang menuntut kita untuk bersikap .
Namun, tetap memperhatikan pendapat orang lain meskipun tidak bersandar pada pendapat itu . Kemampuan mengambil keputusan sendiri dengan tegas dan bebas berdasarkan bukti, alasan nyata, dan nasihat yang baik dari orang lain, serta bertanggung jawab dengan segala keputusan kita.
Tidak bingung jika ada masalah , tapi di analisis seab - sebabnya sehingga bisa dicari kemungkinan - kemungkinan penyelesaiannya.

2                  2.        Emosional

      Secara Emosional, kita dikatakan sebagai orang dewasa ditandai dengan kemampuan             menerima emosi dan mengusainya secara wajar. Artinya, apapun emosi yang sedang kita alami, kita tetap dapat menguasai dan mengelolahnya dengan baik . Tanpa mempengaruhi rasa takut dan gelisah. Kita bisa mengontrol emosi sehingga tidak merugikan orang lain. Oleh karena itu , pada dasarnya orang dewasa juga memiliki kecerdasan emosi yang cukup tinggi.

3         3.    Sosial

Secara social, kedewasaan tampak dari keterbukaan terhadap orang lain. Sanggup membuat persahabatan, tidak tergantung pada siapapun, tapi bukan berarti kita tidak butuh orang lain. Kita dapat menyesuaikan diri dan hormat dengan hukum, kebiasaan dan adat istiadat masyarakat di manapun kita berada.

4        4.    Moral

Secara Moral, kedewasaan berarti kesetiaan kita pada asas – asas moral dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari – hari . Pada umumnya semakin dewasa seseorang , akan semakin mementingkan orang lain daripada diri sendiri.


5         5.    Spritual

Kedewasaan spiritual tampak dari keyakinan yang tidak sempit, kita mampu bergaul dan membina hubungan baik dengan orang – orang yang berbeda keyakinan dengan kita. Jika hal itu sudah tercapai, kita akan memiliki kemampuan mencintai orang lain tanpa batas – batas agama, ras ,suku, atau golongan.

Seseorang yang disebut dewasa tidak lantas meninggalkan segala bentuk keceriaan, kegembiraan, dan kegairahan hidup ? orang dewasa tidak harus selalu bersikap serius, adakalanya orang dewasa juga bersikap jahil dan senang bercanda untuk memecahkan kebekuan atau menurunkan ketegangan.


Penghambat Dewasa

Kedewasaan tidak selalu berkaitan dengan usia . Kadang kala ada orang yang umurnya bleh dibilang lebih tua, tapi sikapnya masih kekanak – kanakan , suka menang sendiri, pemarah dan tidak mau kalah. Namun ada yang sebaliknya meskipun usianya masih muda, dia mampu menjadi panutan temannya.

Kedewasaan merupakan proses perkembangan kepribadian, karena proses jadi tidaknya bisa instant. Bukan hanya berdandan ala orang dewasa menjadikan kita dewasa. Kedewasaan itu  lebih ke sikap kita dalam menghadapi apapun seharusnya yang umurnya lebih banyak biasanya akan lebih dewasa karena telah mengalami banyak hal dalam hidup dan lebih banyak belajar dari pengalaman . Tapi kenyataan tidak selalu begtu , karena pendewasaan dalam prosesnya bisa mengalami kemajuan , mandek, bahkan mundur. Orang yang selalu belajar dari pengalaman dan suka intropeksi diri biasanya proses kedewasaannya makin maju , artinya makin hari ia makin tumbuh menjadi manusia yang lebih bijaksana. Sebaiknya orang yang cepat merasa puas sehingga merasa tidak perlu belajar lagi , manja, tidak mau di kritik , dan selalu lari dari masalah , akan mengalami hambat dalam proses pendewasaan.





No comments:

Post a Comment

Jenis-Jenis Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Indonesia

Kantor Pelayanan Pajak atau bisa disingkat menjadi KPP adalah tempat Pelayanan Perpajakan kepada masyarakat indonesia yang terdaftar sebagai...